Sistem Informasi Perizinan Tepadu Perdagangan Dalam Negeri (SIPT PDN) merupakan aplikasi yang digunakan untuk kegiatan penerbitan izin di lingkungan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Fungsi utama dari Aplikasi SIPT PDN antara lain untuk mengajukan permohonan izin secara online oleh perusahaan dagang ataupun perorangan, memproses izin oleh petugas, dan menerbitan rekomendasi izin.

Perizinan yang dapat diproses di SIPT adalah sebagai berikut :

Direktorat Bina Usaha Perdagangan dan Pelaku Distribusi

a. Surat Izin Usaha Jasa Survey

b. Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4)

c. Surat Tanda Pendaftaran Agen atau Distributor Barang atau Jasa Dalam atau Luar Negeri

d. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (Pemberi Waralaba Dalam Negeri / Luar Negeri)

e. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (Pemberi Waralaba Lanjutan Berasal Dari Dalam Negeri / Luar Negeri)

f. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (Penerima Waralaba Berasal Dari Luar Negeri)

g. Surat Izin Penjualan Langsung (SIUPL)

h. Bidang Usaha Toko Swalayan PMS

i. Surat Izin Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (SIUPMSE)

j. Bidang Usaha Pusat Perbelanjaan PMA

Direktorat Sarana Distribusi Dan Logistik

a. Surat Keterangan Minuman Beralkohol (SK-MB) Untuk IT MB

b. Surat Keterangan Minuman Beralkohol (SK-MB Untuk Distributor

c. Surat Keterangan Minuman Beralkohol (SK-MB) Untuk Sub Distributor

d. Surat Keterangan Pengecer Minuman Beralkohol Golongan A (SKP-A)

e. Surat Keterangan Penjual Langsung Minuman Beralkohol Golongan A (SKPL-A)

Direktorat Barang Kebutuhan Pokok Dan Barang Penting

a. Surat Persetujuan Perdagangan Antar Pulau Gula Kristal Rafinasi (SPPAGKR)

b. Surat Keterangan Perdagangan Bahan Berbahaya (SKP-B2) sebagai DT-B2

c. Pendaftaran Label Beras

Direktorat Pengembangan Promosi Dan Citra

a. Persetujuan Prinsip Pameran Dagang Internasional di Dalam Negeri

Proses mendapatkan hak akses SIPT dapat anda lihat pada user manual SIPT pada link berikut ini USER MANUAL

Proses validasi pendaftaran hak akses adalah 2 hari kerja sejak permohonan hak akses dikirimkan. Kami akan mengirimkan username dan password ke email yang didaftarkan pada akun SIPT setelah validasi selesai.

Untuk pengisian data pada kolom alamat, yang diisikan adalah nama dan nomor jalan saja. Informasi kelurahan, kecamatan, kota, dan provinsi cukup dipilih pada kolom dropdown yang telah tersedia.

Silakan menginformasikan kehilangan password kepada kami melalui layanan Whatsapp. Kami akan mengirim email untuk reset password anda.

Untuk perubahan data terkait legalitas, silakan diupdate di OSS terlebih dahulu, kemudian dilakukan edit di SIPT dengan memasukan NIB kembali. Untuk perubahan Email, hanya dapat dilakukan oleh admin di SIPT. Silakan anda bersurat terkait perubahannya dengan ditujukan kepada SIPT Kementrian Perdagangan. Surat yang dimaksud diwajibkan memakai kop surat, ditanda tangan oleh penanggung jawab perusahaan, bermaterai, dan dibubuhkan cap perusahaan.

Syarat dan proses pengajuan perizinan di SIPT dapat dilihat pada halaman syarat dan user manual SIPT.

Lama proses pengajuan perizinan/SLA, dapat dilihat pada lampiran Permendag No. 64 tahun 2020.

Sesuai dengan Permendag No. 64 Tahun 2020, tidak ada biaya yang ditagihkan (gratis) dalam pengajuan permohonan di SIPT.

Permohonan izin anda ditolak karena belum memenuhi persyaratan. Alasan penolakan tersebut disertakan dalam email penolakan yang kami kirimkan.

Status perizinan anda dapat dilihat pada kolom status permohonan di akun anda dan akan diproses sesuai dengan SLA dari masing-masing perizinan sampai status izin terbit.

Syarat dan proses perpanjangan dapat dilihat pada halaman syarat dan user manual. Pada halaman syarat, dokumen/syarat yang dibutuhkan untuk perpanjangan dapat dilihat pada menu tambah permohonan, kemudian pilih perpanjangan.

Untuk mengetahui pemenuhan komitmen KBLI anda, anda dapat melihat Lampiran Permendag No 64 Tahun 2020. Apabila KBLI anda termasuk ke dalam KBLI Perdagangan Dalam Negeri, maka anda dapat mengajukan perizinan melalui SIPT.

Maksud dari persyaratan tersebut adalah anda mencantumkan kontak layanan Ditjen PKTN di halaman website milik anda. Kemudian jika anda sudah mencantumkan kontak PKTN di website anda, silahkan screenshot website anda dan upload hasil screenshot sebagai pemenuhan persyaratan.

Selama masa pandemi, konsultasi hanya dapat dilakukan melalui online/daring. Konsultasi dapat dilakukan melalui Whatsapp ke nomor 081110681818 / 08111061919 atau melalui Zoom, dengan meeting ID : 816 493 2289 dan passcode : uptppdn (wajib mencantumkan nama dan identitas) pada jam operasional 10.00 - 15.00 WIB hari Senin s.d. Jumat